Modul Pidato 52: Adab Menjaga Kerapian Lemari, Kasur, dan Ruang Asrama
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.
الْحَمْدُ
لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِينُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا
وَالدِّينِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ
وَالْمُرْسَلِينَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ.
Dewan
asatidz yang kami hormati dan sahabat-sahabat santri yang kami sayangi.
Pernahkah
kalian kebingungan mencari peci, buku catatan tahfidz, atau kaus kaki
lima menit sebelum bel halaqah berbunyi? Ruangan yang berantakan bagai kapal
pecah menciptakan kepanikan, kekacauan, dan membuang-buang waktu yang berharga
[14]. Padahal, keteraturan adalah cermin kedewasaan berpikir seorang muslim
[14].
Kerapian
dan keteraturan merupakan bagian dari keindahan yang dicintai oleh Allah
Subhanahu wa Ta’ala [15][16]. Rasulullah ﷺ
bersabda:
«إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ
الْجَمَالَ»
"Sesungguhnya
Allah itu Maha Indah dan mencintai keindahan." (HR. Muslim) [17][15][18]
Tiga adab
menata kerapian di lingkungan asrama:
- Segera Melipat Selimut dan
Merapikan Kasur:
Begitu bangun tidur sebelum adzan Subuh berkumandang, tarik sprei hingga
rapi dan lipat selimut secara simetris. Jangan meninggalkan kasur dalam
keadaan kusut.
- Menyusun Lemari Pakaian
Berdasarkan Kategori: Pisahkan jubah ibadah, seragam sekolah, dan
pakaian harian secara teratur. Lemari yang rapi mencerminkan isi hati yang
tertib.
- Mengembalikan Barang pada
Tempatnya:
Letakkan sandal di rak sandal dengan moncong menghadap keluar, dan
letakkan kitab/mushaf di meja belajar secara tersusun rapi.
Kerapian
ruang tidur santri adalah cermin kedisiplinan hidup dan ketenangan jiwa
penuntut ilmu.
Rabbana
hablana min azwajina wa dzurriyyatina qurrata a'yun, waj'alna lil muttaqina
imama. Ya Allah, mudahkanlah langkah kami untuk hidup rapi, tertib, dan
berakhlak mulia.
Wabillahi
taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Comments
Post a Comment