Modul Pidato 53: Menjaga Kebersihan Kamar Mandi dan Adab Buang Hajat

 

Modul Pidato 53: Menjaga Kebersihan Kamar Mandi dan Adab Buang Hajat

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَبِهِ نَسْتَعِينُ عَلَى أُمُورِ الدُّنْيَا وَالدِّينِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ، أَمَّا بَعْدُ.

Ustadz-ustadzah yang kami taati, serta seluruh santri yang dirahmati Allah.

Suatu ketika Rasulullah ﷺ melewati dua kuburan, lalu beliau mengabarkan bahwa kedua penghuni kubur itu sedang diazab bukan karena perkara yang dianggap besar oleh manusia. Salah satunya diazab karena tidak menjaga kebersihan dari percikan air kencingnya saat buang hajat. Masalah adab buang air dan kebersihan toilet bukanlah urusan sepele di hadapan syariat Islam.

Rasulullah ﷺ memberi peringatan keras terhadap siapa saja yang mencemari tempat-tempat umum atau merugikan orang lain dengan kotorannya [19][20]:

«اتَّقُوا الْمَلَاعِنَ الثَّلَاثَةَ: الْبِرَازَ فِي الْمَوَارِدِ، وَقَارِعَةِ الطَّرِيقِ، وَالظِّلِّ»

"Takutlah kalian terhadap tiga perbuatan yang mendatangkan laknat: buang air besar di sumber-sumber air yang didatangi orang, di tengah jalan tempat melintas, dan di tempat berteduh manusia." (HR. Abu Dawud) [19][21][22]

Kamar mandi asrama adalah fasilitas bersama yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Tiga adab praktis santri:

  1. Masuk Mendahulukan Kaki Kiri dan Berdoa: Bacalah doa perlindungan dari gangguan setan (Allahumma inni a'udzu bika minal khubutsi wal khaba'its) dan keluar mendahulukan kaki kanan seraya berucap Ghufranak.
  2. Menyiram (Flushing) Kloset Hingga Benar-benar Bersih: Jangan meninggalkan bekas noda kotoran atau sisa sabun yang membuat lantai licin dan menjijikkan bagi santri berikutnya.
  3. Menjaga Diri dari Percikan Najis: Duduk atau jongkoklah dengan tenang saat buang air kecil, jangan berdiri tanpa hajat mendesak, dan pastikan beristinja' menggunakan air mengalir hingga suci sempurna.

Kebersihan kamar mandi pesantren menunjukkan tingginya adab dan rasa empati kita kepada sesama saudara seiman.

Allahumma thahhir qulubana minal nifaq, wa ajsadana minan najasat wal adza. Ya Allah, sucikanlah tubuh kami dari najis dan selamatkanlah kami dari azab kubur.

Wabillahi taufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Comments